Perihal Kalbu

Siapa yang mengajar batu berdiam meski sering diinjak dan dilempari?
Yang meminta padi menunduk saat bulirnya penuh berisi?
Dan mengajak air terus mengalir meski banyak interupsi?

Ada kearifan dalam hening diam di atas geram
Juga kerendahan hati untuk teduh di atas angkuh
Serta keluwesan dalam riak di atas gejolak

Aku tak tahu
Tetapi tetiba tahu
Tanpa perlu cari tahu
Atau diberi tahu
Aku tahu bahwa aku tahu

Itu semua ada di sini
Dan terhadir di saat ini
Dalam situasi yang seperti begini

Saat sadar penuh hadir utuh di sini, saat ini, dan begini; aku jadi semakin tahu
Tak ada peristiwa yang terjadi padaku
Segala peristiwa terjadi untukku

Dalam ketidaktahuan akal pikiranku
Sang Maha Tahu tengah menitipkan ilham-NYA dalam kalbu

Sampurasun 🙏🏼

#RenunganKepagian
#BelajarPulangSebelumDipanggilPulang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.